The Finest Hours, Ketika dua orang memperhitungkan waktu terbaik untuk penyelamatan

Ini adalah film tentang kejadian yang sebenarnya di tahun 1952, ketika sebuah kapal tanker bernama SS Pendleton terbelah menjadi dua bagian, dimana bagian kepala dan tengahnya langsung tenggelam saat itu juga, dan bagian ekornya masih bisa berfungsi. Adalah Ray Sibert (Cassey Affleck) yang membuat sisa kru tersebut tetap bisa bertahan selama 4 jam, dengan kelihaian strateginya dia menolak untuk menurunkan sekoci karena ombak dan badai yang sangat besar dan tetap berusaha menjalankan kapal walaupun hanya tersisa bagian ekornya saja.

maxresdefault-1

Sementara didarat Bernie Webber (Chris Pine) yang baru saja merencakan menikah dengan Mirriam (Holliday Granger) ternyata ditugaskan untuk melakukan tindakan penyelamatan terhadap SS Pendleton tersebut, membentuk tim berjumlah 4 orang nekat mereka dengan masih ragu mencoba mencari posisi kapal tanker tersebut dimana secara teori kapal yang terjebak badai pasti akan mencari karang pasir agar bisa bertahan dan tidak bergerak diterjang angin dan ombak, dan Sybert pun berpikiran sama dengan kantor Bernie yang membawa mereka berempat menuju titik karang pasir tersebut.

Film ini adalah tentang kenekatan orang-orang yang dalam kisahnya memang nyata adanya, diberi medali emas oleh negaranya dan mencatatkan sampai saat ini menjadi penyelamatan terbanyak yang pernah dilakukan oleh kapal kecil, bayangin aja sebuah kapal kecil dengan kapasitas maksimal 12 orang dipaksa untuk menyelamatkan 32 orang kru SS Pendleton yang tersisa.

Belum lagi konflik batin yang terjadi dikantor Bernie, bagaimana semua orang telah menyerah untuk melakukan penyelamatan tapi atasan mereka bersikeras untuk melakukan penyelamatan, dan bagaimana juga konflik dalam kapal kecil Bernie yang setelah mereka mencari setelah berjam-jam hampir terbalik diterjang badai, kompas dan radio mati hampir saja memaksa mereka untuk menyerah.

Ini adalah kisah gabungan bagaimana Sybert berupaya menyelamatkan kapal tersebut sampai pada titik aman untuk menunggu bantuan datang, sementara Bernie di kapal kecil mencoba melakukan penyelamatan dengan tenaga dan sumberdaya seadanya. Mereka memutuskan waktu terbaik untuk mundur dan maju demi keselamatan mereka. Karena bagaimana jadinya apabila Sybert tidak ngotot untuk bertahan pasti beberapa orang yang berniat kabur dengan sekoci pasti mati, karena sekoci tersebut langsung hancur dihajar badai dan dinding kapal yang bergolak ketika menyentuh air, bagaimana juga Bernie yang tidak ingin menyerah ketika dipaksa temannya menyerah, bagaimana pula dia tetap mau menyelamatkan semuanya sementara kapal penyelamat mereka terhitung tidak cukup untuk semua orang. Mereka menentukan waktu-waktu terbaik itu.

Film ini penuh dengan adegan luar biasa, kapal pecah, ombak setinggi gunung, badai dan salju yang sangat luar biasa, saya ngebayangin pasti bakal nyerah deh kalau saya jadi Bernie setelah kapal kecilnya hampir terbalik digulung ombak segunung, keren banget deh pokoknya.

Selamat menonton ya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *